Saya lahir dari keluarga broken home.Saya tinggal dengan ibu dan kakak di rumah bilik.Hidup dengan kesulitan ekonomi,ibu membuat kue kering dan saya menjual ke pasar.Ketika saya harus masuk SMP,kami tidak punya uang,karena habis untuk pengobatan kanker kakak saya.Allah SWT mengirimkan seorang teman kakak kerumah dan membawa saya untuk daftar sekolah dan membayarkan uang pangkal,sehingga saya bisa sekolah.Saya bisa masuk SMA karena ditolong seorang uskup.Tahun 1995 saya berpisah dengan istri. Kepedihan mendalam,ketika harus berpisah dengan kedua anak saya,lebih dari 10 tahun.Tahun 1996 saya memeluk agama Islam dan Allah SWT memulihkan hidup saya,saya dikaruniai istri yang sholehah dan sabar, Ajeng Rosana dan kami dikaruniai seorang putra. Tahun 2002 saya sakit keras dan sekarat,hanya karena ijin Allah SWT saja,saya sembuh.Saat ini,hati saya hanya dipenuhi rasa syukur dan syukur. Allah SWT telah menggenapi janji NYA,akhirnya tahun 2005 semua anak dikumpulkan kembali bersama saya. Subhaanallaah